Just enjoy with my blog " change your life, change your think "

RSS

Short Story

ini cerpenku ketika masih duduk di bangku kelas 1 SMA dlu
jangan ketawa ya baca ceritanya, kata2 nya amburadul
hehehe ...... memalukan -_-

DEAR DIARY
(Akhir Catatan Liana)

       Sangat menyenangkan. Akhir catatan yang ditulis dibuku diarinya. Ya, Liana seorang siswi baru SMA yang masih menjalani MOS yang harus diikutinya dalam pelaksanaan penerimaan siswa-siswi baru kelas X (sepuluh).
        Liana adalah seorang cewek bertubuh mungil, tingginya sekitar 150 cm. Imut dan suka menolong akan tetapi sedikit manja.
“Hari ini aku seneng banget!! Kata temen-temen, MOS itu menyeramkan tetapi buatku sangat menyenangkan.” Gumam Liana.
       Dia merasa senang karena menurutnya MOS yang dijalaninya sangat menyenangkan.
      Hari ini adalah MOS terakhirnya, dan besok dia sudah mulai menerima pelajaran. Dia terpilih menempati ruang kelas X-F community, begitu dia dan teman-temannya menjuluki kelasnya. Hari pertama masuk sekolah mungkin akan menjadi moment yang menjengkelkan dengan kelakuan seorang teman yang suka jail dan iseng.
       “Hei, Liana… anak kecil… masih kecil kok masuk SMA.. hahahaha..!!” Ejek Dion pada Liana.
       “Biarin..!!”
       “hahahaha..!!dasar anak kecil..!!” ejek Dion lagi.
      Liana tidak peduli dengan ejekan Dion, karena Liana sudah mengerti kalau Dion memang suka mengejeknya dan teman-teman yang lain.
      “Heh Dion..!! jaga dong bicaramu!! Ngga’ bisa apa sopan dikit sama cewek. Jangan nilai orang lain seperti itu sebelum menilai diri kamu sendiri.” Bela Rio.
        “Dasar cowok sok keren.. huuuu!!!” Dion menggrutu.
        Memang Dion adalah cowok paling nakal dan suka iseng di kelas. Itu sudah menjadi kebiasaan Dion sejak SMP, dan Rio adalah seorang cowok paling keren di kelas. Dia baik, sopan, dan suka direbutin para cewek termasuk Liana. Tentu saja saat Rio membela Liana, Liana sangat senang sekali sampai-sampai matanya tidak bisa berkedip sekalipun dan pikirannya bagaikan melayang tanpa tujuan entah kemana.
        “Oh my prince… so sweet banget sih..? I like it.”
        Liana terpesona dengan melihat rio yang merupakan cowok idamananya membelanya dengan jantan dan berani. Begitu pikirnya.
        “Hellooo…!!! Lia kamu kenapa sih, ngomong apaan juga ngga’ jelas gitu.” Kata salah satu teman liana.
        “Keren banget…!”
        “Siapa yang keren… si Rio ...??? yelah… dia kan udah belain kamu. Emang keren sih!!”
        “Aku ngefans banget sama dia.”
        “Terserah kamu deh.”
      Liana menunjukkan kekagumannya pada teman sebangkunya. Tetapi tidak dihiraukan mengenai Rio, cowok idamannya.
     Perfect..akhir catatan diary Liana, itulah pandangan  Liana terhadap Rio, cowok idamannya. Bisa dianggap Liana jatuh cinta pada pandangan pertama.
       Liana menjalani hari-harinya disekolah dengan sangat menyenangkan. Tidak terasa sudah 6 bulan, liana menjalani hari-harinya bersama teman-teman kelas X-F community termasuk si Rio, cowok idamannya.
        El amor es un milagro de las mas bellas de esta vida.  Akhir catatan diary Liana dalam bahas Spanyol yang artinya cinta adalah sebuah keajaiban yang paling indah dalam kehidupan ini. Liana adalah pecinta MotoGP, salah satu fans beratnya adalah Dani Pedrosa dari spayol, karena itu Liana suka bahasa spanyol.
         Keesokan harinya, liana sangat senang sekali saat Rio meminta nomor ponselnya. Dan malam harinya tiba-tiba terdengar ponselnya berbunyi dan bertuliskan Rio memanggil, ternyata rio meminta dukungannya padanya karena Rio akan mengikuti kejuaraan karate. Tentu saja dengan senang hati liana akan selalu mendukung sang pujaan hatinya.
        Rio memang jago karate, selain itu dia juga bisa negdance, ngrapper, basket, dll. Tidak salah kalau cewek-cewek pada lengket kayak perangko. Tapi kelihatannya rio hanya tertarik pada seorang cewek. Entah siapa cewek yang dimaksud saat dia menggung di acara fesitival band SMA. Banyak yang penasaran dengan cewek idaman Rio yang masih dirahasiakan, termasuk liana juga penasaran, siapa sebenarnya cewek idamana rio tersebut. Tidak seorangpun yang tahu tentang hal itu, sahabat Rio saja tidak ada yang tahu, apalagi yag lainnya. Bagitulah Rio, sifatnya susah ditebak.
        El armor puede traer la felicidad. Akhir catatan diary Liana yang ditulis dalam bahasa spanyol yang artinya cinta dapat mendatangkan kebahagiaan.
         Sekarang Liana sudah naik kelas XI yang dijuluki XI-IA 1(sepatu.com). Liana sekelas lagi dengan Rio. Rio sang cowok keren yang jago karate akan mengikuti kejuaraan karate beberapa hari. Kelas terasa sepi bagi Liana setelah beberapa hari Rio tidak mengikuti pelajaran.
       Pagi yang cerah, di depan pintu kelas XI-IA 1, Liana berdiri bersandar pada pintu menunggu kedatangan Rio, cowok idamannya. Tidak lama kemudian Rio datang membawa kabar gembira bahwa dia mendapat penghargaan atas kemenangannya.
        “Liana..aku berhasil, thanks ya..ini semua berkat dukungan kamu.” Kata Rio sambil memeluk liana.
        “Eh…hehehe…iya, sama-sama..”
         Liana berusaha melepaskan pelukan Rio, karena dia merasa aneh saat itu.
        “Eh Lia.. maaf ya, aku jadi kebablasan!! Sorry ya..”
        “Cye..cye… pagi-pagi udah mesra banget nih ye..!!” ejek Dion.
      “Ih… apaan sih…?hmmm.. ngga’ apa-apa kok. Selamat ya… aku juga ikut seneng..” Liana menjabat tangan Rio.
          Gila abis, sangat memalukan tetapi begitu menyenangkan akhir catatan diary liana.
        Liana memang kecil, tomboy tetapi banyak cowok yang tertarik padanya. Entah apa yang membuatnya familiar didepan cowok, menurut pendapat salah seorang cowok sih katanya si Liana itu ngangenin. Tetapi tak seorang cowok pun yang mampu merebut hati Liana meskipun itu adalah cowok yang disayangi. Entah apa yang ada dalam pikirannya sehingga dia menjadi anti pacar.
         Pagi yang cerah, Liana seperti biasa pergi ke sekolah menuntut ilmu, menggapai cita-cita. Cita-cita Liana adalah menjadi seorang detektif yang rela berkorban demi membela keadilan. Sesampainya di sekolah, dia menemukan selembar kertas di laci mejanya.
         Aku tunggu pulang sekolah di taman belakang.. tertanda " Rio". isi dari selembar kertas tersebut.
         “Rio.. apa benar ini Rio yang menulis. Apa yang akan dia lakukan..??” pikir Liana.
         Bel istirahat telah berbunyi, Liana sedang pergi ke kamar kecil. Setelah akan kembali ke kelas, ia tidak sengaja bertabrakan dengan Rio.
         “Ups… sorry,,!!  hah…Rio..?” liana terkejut bahwa orang yang ditabraknya adalah Rio.
         ”Aku tunggu ya..” ujar Rio.
        Rio pergi begitu saja setelah mengatakan sesuatu pada Liana yang hanya bengong mendengar kata-kata yang terucap dari mulut Rio.
        “Jadi beneran Rio yang menulis di kerta tadi. OMG, apa maksudnya ?! OK aku akan datang..” ucap Liana dalam hati, lalu dia kembali ke kelas.
       Bel berbunyi 3 kali. Waktunya semua murid pulang ke rumah masing-masing, sementara liana pergi ke taman belakang untuk menemui Rio.
        “Liana..!!” panggil Rio.
        “Ada apaan sih, kok kayaknya penting banget.”
        “Nih buat kamu.”
      Rio memberikan sesuatu yang bertuliskan I Love U pada Liana. Liana sangat terkejut dan tidak menyangka. Ternyata cewek yang diidamkan Rio adalah Liana. Ya,memang Liana yang selama ini sangat dicintai oleh Rio.
       “Aku sayang sama kamu Lia..! tapi aku tahu kalau kamu pasti kaget dengan semua ini. Tapi aku tidak bisa memendam perasaan ini lebih lama lagi.” Kata Rio dengan begitu seriusnya.
       “ya.. tapi.. tapi.. aku…?”
       “ya.. aku tahu.. aku akan menunggumu..”ucap Rio, lalu pergi meningglkan liana.



      Aku akan menunggumu sampai kau menjadi halal bagiku. Itu adalah perkataan Rio yang ngga akan pernah aku lupakan. I feel that el almores divertido. Take to me for your heart Rio. Akhir catatan diary liana dalam bahasa campuran yang artinya.. aku merasa bahwa cinta itu menyenangkan, bawalah aku untuk hatimu Rio.. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pages

Powered by Blogger.

About Me

Followers